<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mahierra's Blog</title>
	<atom:link href="http://mahierra.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mahierra.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Dec 2011 11:56:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mahierra.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mahierra's Blog</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mahierra.wordpress.com/osd.xml" title="Mahierra&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mahierra.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KONDISI PENDIDIKAN DI INDONESIA</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2011/12/06/kondisi-pendidikan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2011/12/06/kondisi-pendidikan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 11:56:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=288</guid>
		<description><![CDATA[BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Pada dasarnya pendidikan adalah laksana eksperimen yang tidak pernah selesai sampai kapanpun, sepanjang ada kehidupan manusia di dunia ini. Dikatakan demikian, karena pendidikan merupakan bagian dari kebudayaan dan perdaban manusia yang terus berkembang. Hal ini sejalan dengan pembawaan manusia yang memiliki potensi kreatif dan inovatif dalam segala bidang kehidupan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=288&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BAB I<br />
PENDAHULUAN<br />
1.1	LATAR BELAKANG<br />
Pada dasarnya pendidikan adalah laksana eksperimen yang tidak pernah selesai sampai kapanpun, sepanjang ada kehidupan manusia di dunia ini. Dikatakan demikian, karena pendidikan merupakan bagian dari kebudayaan dan perdaban manusia yang terus berkembang. Hal ini sejalan dengan pembawaan manusia yang memiliki potensi kreatif dan inovatif dalam segala bidang kehidupan.<br />
Bagi bangsa indonesia krisis multidimensi membawa hikmah dan pelajaran yang luar biasa besarnya, yang pasti bangsa ini dapat menatap dan membangun masa depan dengan semangat yang lebih optimis. Masa lampau memperjelas pemahaman kita tentang masa kini. Sistem pendidikan yang kita kenal sekarang adalah hasil perkembanagan pendidikan yang tumbuh dalam sejarah pengalaman bangsa kita.<br />
Pada masa yang telah lewat, dunia pendidikan terus berubah. Kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat terus menerus berubah, apalagi di dalam dunia terbuka, yaitu di dalam dunia modern dalam era globalisasi. Kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki oleh seseorang dalam lembaga pendidikan haruslah memenuhi standar. Tinjauan terhadap standardisasi dan kompetensi untuk meningkatkan mutu pendidikan akhirnya membawa kita dalam pengungkapan adanya bahaya yang tersembunyi yaitu, kemungkinan adanya pendidikan terkekung  oleh standar kompetensi saja sehingga kehilangan makna tujuan pendidikan tersebut.<br />
 Untuk itu penulis mengangkat judul kondisi pendidikan di Indonesia. Dalam makalah ini juga di jelaskan kondisi pendidikan di Indonesia hingga era globalisasi saat ini.</p>
<p>1.2	 RUMUSAN MASALAH<br />
Dalam penulisan makalah ini penulis mengangkat beberapa masalah diantaranya:<br />
•	Bagaiman kondisi pendidikan sebelum kemerdekaan?<br />
•	Bagaimana kondisi pendidikan pada periode 1945-1969?<br />
•	Bagaimana kondisi pendidikan pada Pembangunan Jangka Panjang (PJP) I (1969-1993)<br />
•	Bagaimana kondisi pendidikan pada era globalisasi?</p>
<p>1.3	  BATASAN MASALAH<br />
Dalam makalah ini penulis hanya membahas tentang kondisi pendidikan di Indonesia pada zaman sebelum kemerdekaan, pada zaman orde lama(1945-1969), pada zaman PJP I(1969-1993), dan pada era globalisasi.<br />
1.4	  TUJUAN PENULISAN<br />
Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah :<br />
•	Untuk mengetahui kondisi pendidikan sebelum masa kemerdekaan<br />
•	Untuk mengetahui kondisi pendidikan di Indonesia pada masa orde lama(1945-1969)<br />
•	Untuk mengetahui kondisi pendidikan di Indonesia pada zaman PJP I(1969-1993)<br />
•	Intuk mengetahui kondisi pendidikan di Indonesia pada era globalisasi</p>
<p>1.5	 MANFAAT PENULISAN<br />
Dengan adanya penulisan makalah ini diharapkan bermanfaat bagi kita semua. Manfaat makalah ini antara lain, dapat mengetahui kondisi pendidikan di Indonesia sebelum masa kemerdekaan, masa orde lama(1945-1969), pada PJP I(1969-1993),dan pada era globalisasi saat ini.<br />
1.6	 METODE PENULISAN<br />
Dalam penulisan makalah ini, penulis menggunakan metode telaah pustaka, yaitu menc ari dan mengumpulkan data-data dari berbagai sumber berupa buku, makalah terdahulu, dan mencari dalam situs-situs yang berkaitan yang berkaitan dengan makalah ini.<br />
BAB II<br />
PEMBAHASAN<br />
2.1 KONDISI PENDIDIKAN SEBELUM KEMRDEKAAN<br />
Sebelum kemerdekaan kondisi pendidikan di Indonesia dibagi atas beberapa zaman, yaitu zaman purba, zaman kerajaan Hindu-Budha, zaman kerajaan Islam, zaman Portugis dan Spanyol, zaman kolonial Belanda, dan zaman kedudukan Jepang.<br />
Untuk lebih jelasnya, akan kita bahas satu-persatu.<br />
1.Zaman Purba<br />
Pada zaman ini kebudayaan yang berkembang pada penduduk asli disebut kebudayaan paleolitis(kebudayaan lama atau tua), seperti yang dapat dijumpai pada suku kubu, wedda, dan negrito. Ciri-ciri kebudayaannya adalah tergolong kebudayaan maritim. Kepercayaan yang dianut anatra lain, Animisme dan Dinamisme. Tata masyarakatnya bersifat egalite, tidak stratifikasi sosial yang tegas, mereka hidup bergotong royong  </p>
<p>Pada zaman ini, pendidikan bertujuan agar generasi muda dapat mencari nafkah, membela diri dan hidup bermasyarakat, yaitu mempunyai semangat gotong-royong, menghormati para empu, dan taat terhadap adat. Kurikulum pendidikannya meliputi pengetahuan, sikap dan keterampilan mengenai keagamaan melalui upacara-upacara keagamaan dalam rangka menyembah nenek moyang. </p>
<p>Pendidikannya terutama adalah ayah dan ibu mereka sendiri, dan secara langsung adalah para orang dewasa didalam masyarakatnya. Jika ada yang belajar kepada empu jumlahnya sangat sedikit, utamanya adalah anak-anak mereka sendiri.<br />
2.Zaman kerajaan Hindu-Budha<br />
Dengan masuknya pengaruh Hindu-Budha, adat dinegara kita pun berubah. Mulai ada pembagian kasta dalam masyarakat.<br />
Kondisi pendidikannya berlangsung pendidikan informal didalam keluarga. Selain itu, berkembang juga pendidikan yang lembaganya berbentuk pesantren. Pada awalnya yang menjadi pendidik  adalah kaum Brahmana, kemudian para empu juga menggantikan kaum Brahmana.</p>
<p>Tujuan pendidikan umunya adalah agar para peserta didik menjadi penganut agama yang taat,mampu hidup bermasyarakat sesuai tatanan masyarakat yang berlaku saat itu, mampu membela diri dan negara. Kurikulumnya meliputi agama, bahasa sansekerta, termasuk membaca dan menulis, keterampilan memahat dan membuat candi serta bela diri.<br />
3.Zaman Kerajaan Islam<br />
Pada pertengahan abad ke-14, kota Bandar Malaka ramai dikunjungi para saudagar dari Asia Barat dan Jawa atau Majapahit. Melalui saudagar dari Asia Barat inilah, maka Islam masuk ke Indonesia dan tesebar.<br />
Pada umumnya tujuan pendidikan saat itu adalah menghasilkan manusia yang takwa kepada Allah SWT selamat di dunia dan akhirat. Melalui pelaksanaan iman, ilmu dan amal. Kurikulumnya tidak tertulis secara formal. Pendidikan berisi tentang tauhid, Alquran, Hadist, Fiqih, Bahasa Arab, termasuk membaca dan menulis huruf Arab.<br />
Selain berlangsung dalam keluarga, pendidikan berlangsung di lembaga-lembaga pendidikan lainnya, yaitu di langgar-langgar, masjid dan pesantren.</p>
<p>4.Zaman Portugis dan Spanyol<br />
Pada awal abad ke-16 yamg datang ke negeri kita adalah bangsa Portugis, kemudian disusul oleh bangsa Spanyol. Selain untuk berdagang kedatangan mereka juga disertai oleh missionaries yang bertugas menyebarkan agama khatolik.<br />
Tujuan pendidikan pada zaman ini adalah untuk mnyebarkan agama khatolik. Kurikulum pendidikannya berisi tentang agama khatolik, ditambah pelajaran membaca, menulis dan menghitung. Umumnya pendidikan diberikan kepada anak-anak masyarakat terkemuka.</p>
<p>5.Zaman Kolonial Belanda<br />
Bangsa belanda datang ke negeri kita pada tahun 1596. Orang belanda datang ke Indonesia bukan untuk menjajah, namun untuk berdagang dan menyebarkan agama kristen. Akan tetapi mereka diliputi hasrat untuk meraih untung yang besar hasil rempah-rempah di Indonesia.<br />
Politik pendidikan yang bertujuan untuk membentuk pegawai administrasi yang rendahan merupakan inti politik kolonial.<br />
Luas dan jenis pendidikan yang disediakan oleh pemerintah Belanda bagi anak-anak Indonesia banyak ditentukan oleh tujuan politik belanda terutama dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomis. Tak mungkin mempelajari masalah-masalah pendidikan di Indonesia pada zaman kolonial lepas dari masalah ekonomi.<br />
Tujuan pendidikan pada zaman ini adalah untuk menghasilkan pegawai administrasi rendahan di pemerintah dan gereja. Tujuan lainnya adalah menyebarkan agama kristen. Walaupun tidak ada kurikulum yang ditentukan, biasanya sekolah menyajikan pelajaran-pelajaran tentang katekismus, agama, juga membaca dan menulis. Demikian pula tidak ditentukan lama belajar.<br />
Pada saat itu belum terdapat pengajaran klasikal atau pengajaran secara berkelompok. Mengajar tetap berdasarkan pengajaran individual. Murid-murid datang seorang diri ke meja guru dan menerima bantuan individual.<br />
6.Zaman Kedudukan Jepang<br />
Kekuasaan kolonial belanda berakhir pada tanggal 8 maret 1942 menyerah pada Jepang. Jepang pun menyerbu Indonesia karena kekayaan alamnya.<br />
Tujuan dan isi pendidikan diarahkan demi kepentingan perang Asia Tiramur atau pecandudukan jepang dengan menyediakan tenga kerja kasar secara cuma cuma yang dikenal dengan romusha<br />
Kondisi pendikan pada zaman belanda, sekolah bersifat terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat. Hanya satu jenis sekolah rendah diadakan bagi seluruh lapisan masyarakat.<br />
Dalam pendidikan jepang inilah pertama kalinya bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa penhantar dalam belajar. Sedangkan bahasa Belanda dilarang untuk digunakan.<br />
2.2	 Kondisi Pendidikan Pada Masa Orde Lama ( 1945-1969 )<br />
1.Zaman Revolusi Fisik Kemerdekaan<br />
Setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan UUD 1945 yang mana didalamnya memuat Pancasila sebagai dasar negara. Sejak saat ini jenjang dan jenis pendidikan muli di sempurnakan dan disesuaikan dengan kebutuhan bangsa Indonesia.</p>
<p>Bersamaan dengan berjalannya revolusi fisik, pemerintahan mulai mempersiapkan sistem pendidikan nasional sesuai amanat UUD 1945. Beberapa bulan setelah proklamasi kemerdekaan menteri pendidikan, pengajaran dan kebudayaan (PP dan K) mengeluarkan instruksi umum agar para guru membuang sistem pendidikan kolonial dan mengutamakan patriotisme.<br />
2. Peletakan dasar pendidikan nasional<br />
Mulai tanggal 18 agustus 1945, sejak PPKI menetapkan UUD 1945 sebagai konstitusi negara yang di dalamnya memuat pancasila, impplikasinya bahwa sejak saat itu dasar sistem pendidikan nasional kita adalah pancasila dan UUD 1945.<br />
Pendidikan Nasional Indonesia tetap dilaksanakan sesuai jiwa UUD 1945, dan bahwa UU RI No.4 Tahun 1950 De Facto digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan, pengajaran dan kebudayaan untuk seluruh daerah NKRI<br />
3.Demokrasi Pendidikan<br />
Sesuai dengan amanat UUD 1945 dan UU RI No.4 tahun 1950, meskipun menghadapi berbagai kesulitan, pemerintah mengusahakan terselenggaranya pendidikan yang bersifat demokratis, yaitu kewajiban belajar sekolah dasar bagi anak-anak yang berumur 8 tahun.<br />
Oleh karena pelaksanaan kewajiban belajar ini menghadapi masalah kekurangan guru dan jumlah sekolah maka berdasarkan keputusan menteri pendidikan No.5033/F tanggal 5 Juli 1990 didirikanlah Kursus Pengajar untuk Kursus Pengantar kepada Kewajiban Belajar(KPKPKB)<br />
4.Lahirnya LPTK Pada tingkat Universitas<br />
Apabila dalam pelaksanaan kewajiban belajar SD telah menimbulkan KPKPKB, SDB, dan SGA, maka untuk suplai guru sekolah menengah dilaksanakan melalui PGSLP serta kursus BI dan kursus BII untuk guru sekolah lanjutan atas.<br />
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan maka atas dorongan prof.Moh.Yamin pada tahun 1945 didirikanlah perguruan tinggi pendidikan guru ( PTPG) di 4 tempat, yaitu di Batusangkar, Bandung, Malang, dan Tondano.<br />
5.Lahirnya Perguruan Tinggi<br />
Antara tahun 1949-1961 pemerintah Indonesia telah mendirikan berbagai PT. Pada tanggal 4 Desember 1961 lahir UU No.22 tahun 1961 tentang perguruan tinggi. Pokok-pokok yang menonjol dalam UU ini yang sampai sekarang masih dipertahankan adalah prinsip Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan atau pengajaran, penelitian ,dan pengabdian pada masyarakat.</p>
<p>2.3 KONDISI PENDIDIKAN PADA PJP 1 : 1969-1993 </p>
<p>Pembangunan jangka panjang pertama, meliputi lima pelita, yaitu pelita I-V yang dimulai pada tahun 1969/1970 hingga tahun 1993/1994 atau 25 tahun. Selama kurun tersebut, pendidikan Indonesia mengalami banyak bahan dan kemajuan </p>
<p>1.UU tentang sistem pendidikan nasional<br />
Dalam rangka membangun sistem pendidikan nasional yang mantap keberadaan UU no 2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional ( UU SPN) merupakan acuan penting yang patut di catat UU SPN yang disahkan pada tanggal 27 Maret 1989 mengatur berbagai aspek dan bidang pendidikan, yaitu dasar, fungsi, dan tujuan pendidikan, hak warga negara dalam pendidikan, satuan, jalur, jenis, dan jenjang pendidikan, serta didik, tenaga kependidikan, sumber daya pendidikan, peran serta masyarakat, badan pertimbangan pendidikan nasional (BPPN), pengelolaan, pengawasan, dilengkapi ketentuan pidana dan ketentuan peralihan, jadi  cakupannya cukup konferensif.<br />
2.Taman Kanak-Kanak<br />
Sejak pelita I hingga akhir pelita V, pendidikan di TK mengalami perkembangan yang cukup mengesankan yang di tandai oleh kenaikan jumlah anak didik, guru, dan sekolah. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat khususnya orang tua semakin menyadari akan pentingnya pendidikan prasekolah sebagai wahana untuk menyiapkan anak dalam segi sikap, pengetahuan, dan keterampilan guna memasuki sekolah dasar.<br />
3.Pendidikan Dasar<br />
Prestasi yang sangat mengesankan yang di capai selama pembangunan jangka panjang pertama(PJP  I) ialah melonjakan jumlah peserta didik pada sekolah dasar (SD) madrasah IBTIDAYAH (MI) yang merupakan penggal pertama pendidikan dasar 9 tahun. Namun, keberhasilan yang dicapai tersebut masih di hadapkan pada berbagai kendala, antara lain masih tingginya angka putus sekolah dan angka tinggal kelas.  Mutu pendidikan tingkat SD belum begitu tinggi disamping terdapat keragaman yang luas pada mutu pendidikan antara sekolah-sekolah yang berada pada lokasi geografis yang berbeda-beda.<br />
Pada tingkat SLTP, untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia Indonesia hingga minimal berpendidikan SLTP maka pada tanggal 2 Mei 1994 program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun di canangkan.<br />
4.Pendidikan Menengah<br />
Pada jenjang SLTA, selama PJP I terjadi kenaikaan yang luar biasa pada jumlah siswa, yaitu dari 0,7 juta pada awal tahun pelita I menjadi 4,1 juta siswa. Persoalan yang menonjol pada SLTA umum selama pelita V adalah tentang mutu lulusan yang terutama di ukur dari kesiapan untuk memasuki jenjang pendididkan tinggi. Perbedaan ini mengakibatkan akses keperguruan tinggi yang memiliki reportasi yang baik, menjadi tidak merata pula. Dalam kenyataan, hanya sebagian kecil lulusan SMK yang benar-benar memiliki persiapan untuk kerja. Hal ini terjadi karena sistem pendidikan SMK selama ini belum sepenuhnya relevan dengan dunia kerja. Di SMK, tantangan utama yang diihadapi pelita V adalah peningkatan mutu dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan pembangunan.<br />
5.Pendidikan Tinggi<br />
Baik PTN maupun PTS sama-sama menghadapi tantangan mengenai masih rendahnya proporsi mahasiswa yang mempelajari bidang  teknologi dan MIPA ( Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ), sementara sebagian besar mahasiswa berada pada jurusan/progam studi ilmu-ilmu sosial dan pendidikan. Pembangunan nasional banyak memerlukan lulusan bidang MIPA dan tekologi.<br />
Masih tingginya jumlah mahasiswa yang lambat dalam menyelesaikan studi merupakan tantangan lain yang dihadapi. Hai ini menunjukan bahwa efesiensi eksternal atau (relevansi) yang merupakan tantangan besar. Itulah sebabnya, peningkatan relevansi merupakan prioritas dalam pengembangan dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.<br />
6.Pendidikan Luar Sekolah<br />
Selama pelita V, di perkirakan sebanyak 5,3 juta warga masyarakat telah dibebaskan dari buta huruf. Hasilnya adalah semakin menurunnya jumlah masyarakat yang buta huruf. </p>
<p>7.Tantangan ,kendala dan peluang<br />
Ada sejumlah tantangan yang di hadapi oleh pembangunan pendidikan Indonesia pada masa-masa selanjutnya, yaitu :<br />
(a)	Belum mempunyai pendidikan mengimbangi perubahan struktur ekonomi dari pertanian tradisional ke indrustri dan jasa,<br />
(b)	Masih rendahnya relevansi pendidikan,<br />
(c)	Masih rendah dan belum meratanya mutu pendidikan,<br />
(d)	Masih tingginya angka putus sekolah dan tinggal kelas yang mengakibatkan ketidakstabilan dalam penyelenggaraan pendidikan,<br />
(e)	Masih banyaknya kelompok untuk 10 tahun keatas yang buta huruf,<br />
(f)	Masih kurangnya peran serta dunia usaha dalam pendidikan.<br />
 Ada kendala yang dihadapi dalam peningkatan kinerja pendidikan nasional, yaitu:<br />
(a)	Dari pihak masyarakat, kendala tersebut adalah kemiskinan dan keterbelakangan yang berkaitan dengan masih rendah nya penghargaan akan pendidikan pada sebagian kelompok masyarakat,<br />
(b)	Terbatasnya jumlah guru yang bermutu disamping penyebarannya yang tidak merata,<br />
(c)	Terbatasnya sarana prasarana, dan<br />
(d)	Manajemen sistem pendidikan yang belum secara terarah menuju peningkatan mutu,relevansi,dan efesiensi pendidikan<br />
Adapun peluang yang dimiliki oleh pendidikan nasional adalah:<br />
(a)	Keberhasilan wajib belajar 6 tahun yang memberikan landasan bagi pelaksanaan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun<br />
(b)	Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan ,<br />
(c)	Semakin luasnya sarana komunikasi,<br />
(d)	Semakin tersebar luasnya lembaga pendidikan negeri maupun swasta,<br />
(e)	Adanya UU no 2/1989 tentang sistem pendidikan nasional yang memberikan landasan yang kokoh bagi pendidikan nasional.</p>
<p>Dalam rangka menciptakan sistem pendidikan nasional yang mantap, berorientasi pada pencapaian tujuan pendidikan nasional, serta mampu menjawab tantangan masa kin dan masa depan, pendidikan nasional dewasa ini terus ditata dan dikembangkan dengan meberikan prioritas pada aspek-aspek yang dipandang strategis bagi masa depan bangsa. Prioritas tersebut adalah pelaksanaan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun yang bersamaan dengan peningkatan mutu, relevansi, dan efisiensi pada semua jenis, jenjang, dan jalur pendidikan.</p>
<p>2.4 KONDISI PENDIDIKAN PADA ERA GLOBALISASI<br />
Memasuki abad ke- 21 dunia pendidikan di Indonesia menjadi heboh. Kehebohan tersebut bukan disebabkan oleh kehebatan mutu pendidikan nasional tetapi lebih banyak disebabkan karena kesadaran akan bahaya keterbelakangan pendidikan di Indonesia. Perasan ini disebabkan karena beberapa hal yang mendasar.<br />
Salah satunya adalah memasuki abad ke- 21 gelombang globslisasi dirasakan kuat dan terbuka. Kemajaun teknologi dan perubahan yang terjadi memberikan kesadaran baru bahwa Indonesia tidak lagi berdiri sendiri. Indonesia berada di tengah-tengah dunia yang baru, dunia terbuka sehingga orang bebas membandingkan kehidupan dengan Negara lain.<br />
Yang kita rasakan sekarang adalah adanya ketertinggalan di dalam mutu pendidikan. Baik pendidikan formal maupun informal. Dan hasil itu diperoleh setelah kita membandingkannya dengan Negara lain. Pendidikan memang telah menjadi penopang dalam meningkatkan sumber daya manusia Indonesia untuk pembangunan bangsa. Oleh karana itu, kita seharusnya dapat meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang tidak kalah bersaing dengan sumber daya manusia di Negara-negara lain.<br />
Setelah kita amati, Nampak jelas bahwa masalah yang serius dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan di berbagai jenjang pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Dan hal itulah yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan yang menghambat penyediaan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian dan keterampilan untuk memenuhi pembangunan bangsa di berbagai bidang.<br />
Ada banyak penyabab mengapa mutu pendidikan di Indonesia, baik pendidikan formal maupun informal, dinilai rendah. Penyebab rendahnya mutu pendidikan yang akan kami paparkan kali ini adalah masalah pemerataan pendidikan, masalah mutu pendidikan, masalah  efesiensi pendidikan, dan masalah relevansi pendidkan.</p>
<p>Ada banyak penyabab mengapa mutu pendidikan di Indonesia, baik pendidikan formal maupun informal, dinilai rendah. Penyebab rendahnya mutu pendidikan yang akan kami paparkan kali ini adalah masalah efektifitas, efisiensi dan standardisasi pengajaran.<br />
A. EFEKTIFITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA<br />
Pendidikan yang efektif adalah suatu pendidikan yang memungkinkan peserta didik untuk dapat belajar dengan mudah, menyenangkan dan dapat tercapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian, pendidik (dosen, guru, instruktur, dan trainer) dituntut untuk dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran agar pembelajaran tersebut dapat berguna.<br />
Efektifitas pendidikan di Indonesia sangat rendah. Setelah praktisi pendidikan melakukan penelitian dan survey ke lapangan, salah satu penyebabnya adalah tidak adanya tujuan pendidikan yang jelas sebelm kegiatan pembelajaran dilaksanakan. Hal ini menyebabkan peserta didik dan pendidik tidak tahu “goal” apa yang akan dihasilkan sehingga tidak mempunyai gambaran yang jelas dalam proses pendidikan. Jelas hal ini merupakan masalah terpenting jika kita menginginkan efektifitas pengajaran. Bagaimana mungkin tujuan akan tercapai jika kita tidak tahu apa tujuan kita.<br />
Selama ini, banyak pendapat beranggapan bahwa pendidikan formal dinilai hanya menjadi formalitas saja untuk membentuk sumber daya manusia Indonesia. Tidak perduli bagaimana hasil pembelajaran formal tersebut, yang terpenting adalah telah melaksanak pendidikan di jenjang yang tinggi dan dapat dinaggap hebat oleh masyarakat. Anggapan seperti itu jugalah yang menyebabkan efektifitas pengajaran di Indonesia sangat rendah. Setiap orang mempunya kelebihan di bidangnya masing-masing dan diharapkan dapat mengambil pendidikaan sesuai bakat dan minatnya bukan hanya untuk dianggap hebat oleh orang lain.<br />
Dalam pendidikan di sekolah menegah misalnya, seseorang yang mempunyai kelebihan di bidang sosial dan dipaksa mangikuti program studi IPA akan menghasilkan efektifitas pengajaran yang lebih rendah jika dibandingkan peserta didik yang mengikuti program studi yang sesuai dengan bakat dan minatnya. Hal-hal sepeti itulah yang banyak terjadi di Indonesia. Dan sayangnya masalah gengsi tidak kalah pentingnya dalam menyebabkan rendahnya efektifitas pendidikan di Indonesia.<br />
B. EFISIENSI PENGAJARAN DI INDONESIA<br />
Efisien adalah bagaimana menghasilkan efektifitas dari suatu tujuan dengan proses yang lebih ‘murah’. Dalam proses pendidikan akan jauh lebih baik jika kita memperhitungkan untuk memperoleh hasil yang baik tanpa melupakan proses yang baik pula. Hal-hal itu jugalah yang kurang jika kita lihat pendidikan di Indonesia. Kita kurang mempertimbangkan prosesnya, hanya bagaiman dapat meraih stendar hasil yang telah disepakati.<br />
Beberapa masalah efisiensi pengajaran di dindonesia adalah mahalnya biaya pendidikan, waktu yang digunakan dalam proses pendidikan, mutu pegajar dan banyak hal lain yang menyebabkan kurang efisiennya proses pendidikan di Indonesia. Yang juga berpengaruh dalam peningkatan sumber daya manusia Indonesia yang lebih baik.<br />
Masalah mahalnya biaya pendidikan di Indonesia sudah menjadi rahasia umum bagi kita. Sebenarnya harga pendidikan di Indonesia relative lebih randah jika kita bandingkan dengan Negara lain yang tidak mengambil sitem free cost education. Namun mengapa kita menganggap pendidikan di Indonesia cukup mahal? Hal itu tidak kami kemukakan di sini jika penghasilan rakyat Indonesia cukup tinggi dan sepadan untuk biaya pendidiakan.<br />
Jika kita berbiara tentang biaya pendidikan, kita tidak hanya berbicara tenang biaya sekolah, training, kursus atau lembaga pendidikan formal atau informal lain yang dipilih, namun kita juga berbicara tentang properti pendukung seperti buku, dan berbicara tentang biaya transportasi yang ditempuh untuk dapat sampai ke lembaga pengajaran yang kita pilih. Di sekolah dasar negeri, memang benar jika sudah diberlakukan pembebasan biaya pengajaran, nemun peserta didik tidak hanya itu saja, kebutuhan lainnya adalah buku teks pengajaran, alat tulis, seragam dan lain sebagainya yang ketika kami survey, hal itu diwajibkan oleh pendidik yang berssngkutan. Yang mengejutkanya lagi, ada pendidik yang mewajibkan les kepada peserta didiknya, yang tentu dengan bayaran untuk pendidik tersebut.<br />
Selain masalah mahalnya biaya pendidikan di Indonesia, masalah lainnya adalah waktu pengajaran. Dengan survey lapangan, dapat kami lihat bahwa pendidikan tatap muka di Indonesia relative lebih lama jika dibandingkan Negara lain. Dalam pendidikan formal di sekolah menengah misalnya, ada sekolah yang jadwal pengajarnnya perhari dimulai dari pukul 07.00 dan diakhiri sampai pukul 16.00.. Hal tersebut jelas tidak efisien, karena ketika kami amati lagi, peserta didik yang mengikuti proses pendidikan formal yang menghabiskan banyak waktu tersebut, banyak peserta didik yang mengikuti lembaga pendidikan informal lain seperti les akademis, bahasa, dan sebagainya. Jelas juga terlihat, bahwa proses pendidikan yang lama tersebut tidak efektif juga, Karena peserta didik akhirnya mengikuti pendidikan informal untuk melengkapi pendidikan formal yang dinilai kurang.<br />
Selain itu, masalah lain efisienfi pengajarn yang akan kami bahas adalah mutu pengajar. Kurangnya mutu pengajar jugalah yang menyebabkan peserta didik kurang mencapai hasil yang diharapkan dan akhirnya mengambil pendidikan tambahan yang juga membutuhkan uang lebih.<br />
Yang kami lihat, kurangnya mutu pengajar disebabkan oleh pengajar yang mengajar tidak pada kompetensinya. Misalnya saja, pengajar A mempunyai dasar pendidikan di bidang bahasa, namun di mengajarkan keterampilan, yang sebenarnya bukan kompetensinya. Hal-tersebut benar-benar terjadi jika kita melihat kondisi pendidikan di lapangan yang sebanarnya. Hal lain adalah pendidik tidak dapat mengomunikasikan bahan pengajaran dengan baik, sehingga mudah dimengerti dan menbuat tertarik peserta didik.<br />
Sistem pendidikan yang baik juga berperan penting dalam meningkatkan efisiensi pendidikan di Indonesia. Sangat disayangkan juga sistem pendidikan kita berubah-ubah sehingga membingungkan pendidik dan peserta didik.<br />
Dalam beberapa tahun belakangan ini, kita menggunakan sistem pendidikan kurikulum 1994, kurikulum 2004, kurikulum berbasis kompetensi yang pengubah proses pengajaran menjadi proses pendidikan aktif, hingga kurikulum baru lainnya. Ketika mengganti kurikulum, kita juga mengganti cara pendidikan pengajar, dan pengajar harus diberi pelatihan terlebih dahulu yang juga menambah cost biaya pendidikan. Sehingga amat disayangkan jika terlalu sering mengganti kurikulum yang dianggap kuaran efektif lalu langsung menggantinya dengan kurikulum yang dinilai lebih efektif.<br />
C. STANDARDISASI PENDIDIKAN DI INDONESIA<br />
Jika kita ingin meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, kita juga berbicara tentang standardisasi pengajaran yang kita ambil. Tentunya setelah melewati proses untuk menentukan standar yang akan diambil.<br />
Dunia pendidikan terus berudah. Kompetensi yang dibutuhka oleh masyarakat terus-menertus berunah apalagi di dalam dunia terbuka yaitu di dalam dunia modern dalam ere globalisasi. Kompetendi-kompetensi yang harus dimiliki oleh seseorang dalam lembaga pendidikan haruslah memenuhi standar.<br />
Seperti yang kita lihat sekarang ini, standar dan kompetensi dalam pendidikan formal maupun informal terlihat hanya keranjingan terhadap standar dan kompetensi. Kualitas pendidikan diukur oleh standard an kompetensi di dalam berbagai versi, demikian pula sehingga dibentuk badan-badan baru untuk melaksanakan standardisasi dan kompetensi tersebut seperti Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP)<br />
Tinjauan terhadap sandardisasi dan kompetensi untuk meningkatkan mutu pendidikan akhirnya membawa kami dalam pengunkapan adanya bahaya yang tersembunyi yaitu kemungkinan adanya pendidikan yang terkekung oleh standar kompetensi saja sehngga kehilangan makna dan tujuan pendidikan tersebut.<br />
Peserta didik Indonesia terkadang hanya memikirkan bagaiman agar mencapai standar pendidikan saja, bukan bagaimana agar pendidikan yang diambil efektif dan dapat digunakan. Tidak perduli bagaimana cara agar memperoleh hasil atau lebih spesifiknya nilai yang diperoleh, yang terpentinga adalah memenuhi nilai di atas standar saja.<br />
Hal seperti di atas sangat disayangkan karena berarti pendidikan seperti kehilangan makna saja karena terlalu menuntun standar kompetensi. Hal itu jelas salah satu penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia.<br />
Selain itu, akan lebih baik jika kita mempertanyakan kembali apakah standar pendidikan di Indonesia sudah sesuai atau belum. Dalam kasus UAN yang hampir selalu menjadi kontrofesi misalnya. Kami menilai adanya sistem evaluasi seperti UAN sudah cukup baik, namun yang kami sayangkan adalah evaluasi pendidikan seperti itu yang menentukan lulus tidaknya peserta didik mengikuti pendidikan, hanya dilaksanakan sekali saja tanpa melihat proses yang dilalu peserta didik yang telah menenpuh proses pendidikan selama beberapa tahun. Selain hanya berlanhsug sekali, evaluasi seperti itu hanya mengevaluasi 3 bidang studi saja tanpa mengevaluasi bidang studi lain yang telah didikuti oleh peserta didik.<br />
Banyak hal lain juga yang sebenarnya dapat kami bahas dalam pembahasan sandardisasi pengajaran di Indonesia. Juga permasalahan yang ada di dalamnya, yang tentu lebih banyak, dan membutuhkan penelitian yang lebih dalam lagi<br />
Penyebab rendahnya mutu pendidikan di Indonesia juga tentu tidah hanya sebatas yang kami bahas di atas. Banyak hal yang menyebabkan rendahnya mutu pendidikan kita. Tentunya hal seperti itu dapat kita temukan jika kita menggali lebih dalam akar permasalahannya. Dan semoga jika kita mengetehui akar permasalahannya, kita dapat memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia.</p>
<p>DAFTAR PUSTAKA<br />
Abduhak,Ishak;Supriyadi;Wahyudin,Dinn,2007,PengantarPendidikan,Jakarta:Universitas Terbuka.<br />
http//:pendidikanindonesia.blogspot.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/288/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/288/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/288/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=288&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2011/12/06/kondisi-pendidikan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Silent Hill Origins/ Zero</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2010/04/07/silent-hill-origins-zero/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2010/04/07/silent-hill-origins-zero/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 11:51:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Dalam bermain Silent Hill yang terpenting namun sering terlupa adalah tombol aksi, karena itu harap perhatikan dan dingat daftar tombol berikut: ~ Tekan segitiga untuk membuka peta. lalu tekan kotak unutk leuar dari nemu peta. ~ Di dalam permainan, tekan bulat untuk mematikan atau menyalakan sentermu. ~ Tombol start untuk mempause gamemu. dari situ kamu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=277&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam bermain Silent Hill yang terpenting namun sering terlupa adalah tombol aksi, karena itu harap perhatikan dan dingat daftar tombol berikut:</p>
<p>~ Tekan segitiga untuk membuka peta. lalu tekan kotak unutk leuar dari nemu peta.<br />
~ Di dalam permainan, tekan bulat untuk mematikan atau menyalakan sentermu.<br />
~ Tombol start untuk mempause gamemu. dari situ kamu bisa tekan kotak untuk keluar ke menu utama.<br />
~ Tombol Select untuk membuka Inventory. disini kamu bisa mengganti senjatamu, option, menggunakan item, hingga membaca memo yang kau dapat.<br />
~ Saat cut scene, kamu bisa menskipnya dengan tombol start lalu bulat..<br />
~ Saat melawan musuh, tahan tombol R, lalu gunakan tombol X untuk memukul hingga jatuh ditanah. tekan X sekali lagi unutuk menghabisinya agar mati. jika tidak melakukan ini, musuhmu masih bisa bangkit lagi menyerangmu.</p>
<p>=BEGINNING=<br />
Jalan terus hingga ada even. naiki tangga dan masuki pintu didepan. keluar dari rumah dengan Alessa secepatnya. saat travis sadar, pergi ke CRICHIN ST dan kekanan untuk memasuki area rumah sakit</p>
<p>=ALCHEMILLA HOSPITAL=<br />
Ambil peta yang berada di papan dan naik ke lantai 2. masuki ruangan 205, sentuh cermin, ambil PLASTIC LUNGS dan HEALTH DRINK. ambil GOLDEN EGG dari ruangan 202. dikamar 204, masukkan kode 312319 untuk mengambil PLASTIC HEART. gunakan GOLDEN EGG di pintu toilet wanita di lantai pertama.</p>
<p>Cabut penutup untuk mendapatkan PLASTIC LEVER, sentuh cermin. ambil HEALTH DRINK dibelakangmu dan ambil STAFF LOUNGE KEYS. ambil ENERGY DRINK di STAFF LOUNGE dan ambil EXAM ROOM KEY. di EXAM ROOM, ambil PLASTIC STOMACH dan PLASTIC INTESTINE. Selesaikan puzzlenya untuk mendapatkan GLASS EYES.</p>
<p>Kembali ke toilet, sentuh cermin dan gunakan GLASS EYES dipuntu death mask. ambil ENERGY DRINK dan HEALTH DRINK disini, masuki Exam room. habisi boss untuk mendapatkan FUTURE PIECE, dan saat Travis terbangun, keluar melalui pintu keluar di ruang masuk dengan lift.</p>
<p>=OUTSIDE=<br />
Ambil HEALTH DRINK di daerah ini. ambil ENERGY DRINK dan HEALTH DRINK di mobil polisi. masuk ke Toko Daging. ambil HEALTH DRINK dan ENERGY DRINK disini lalu keluar. masuk ke sanitarium.</p>
<p>[RO]<br />
2. Page 2<br />
=CEDER GROVE SANITARIUM=<br />
Ambil peta dikamar Solarium sebelah timur. ambij juga pistol di sebelah barat jika membutuhkannya. ambil dulu item item di storage room jika perlu. naiki tangga kelantai dua. masuki TB Ward, tekan tombol pertanma, ketiga, dan kelima dua kali untuk mendapatkan BASEMENT KEY.</p>
<p>kembali ketangga dan masuki basement. naik ke ruang masuk diagonal dan pergi keruangan yang ada tangganya, naik ke lantai dua. habiskan air bak yang kedua.periksa cermin di ruangan female treat, kembali ke lantai 1. pergi ke women&#8217;s bathroom, periksa cermin, siram toilet. masuk ke ruangan female dormitary kedua, ambil PATIENTS BELONGING KEY.</p>
<p>Di ruangan patient belonging, periksa cermin dan ambil shotgun saat mau keluar. kembali ke tangga turun ke basement. ambil INETERVIEW ARCHIVES KEY di ruangan east pipe, terus periksa cermin di storage room. gunakan tangga untuk masuk ke archives room.</p>
<p>Periksa cermin terus gunajan tangga di barat untuk kembali ke basement. naiki tangga ke lantai 1.. masuk ke Infirmary, berikan boneka itu sebuah pill. dari kiri ke kanan: hijau, biru, biru, merah dan yang terakhir pil kuning. ambil DR. HARRIS KEY.. kembali ke basement.</p>
<p>Masuk ke storage room, periksa cermin. ambil tangga disini untuk ke lantai 1 dan di Dr. Harris office, ambil JOCASTA ARTIFACT. periksa cermin di kamar mandi wanita. gunakan JOCASTA ARTIFACT pada pintu, masuk ke sel untuk melawan Memory of Helen Gardy dan mendapat PAST PIECE. setelah selesai, ambil THEATRE TICKET lalu keluar dari sini.</p>
<p>=OUTSIDE=<br />
Ambil LUMBER YARD KEY dari bagasi mobil biru. kembali ke toko daging keluar lewat pintu dekat save point. masuk ke Lumberd yard dengan menggunakan kunci. saat keluar pergi ke Green Field Apartmen. masuk ke ruangan apartment ambbil AMMO, FIRST AID KIT di kamar mandi lalu lompat ke lobang. taruh THEATRE TICKET untuk masuk ke theatre.</p>
<p>=ARTHUD THEATRE=<br />
Ambil peta di kursi dan ambil HEALTH DRINK dekat situ. masuk ke Auditorium. ada HEALTH DRINK di tangga kanan. masuk ke ruangan penyimpanan lalu keruangan curtain control untuk masuk ke lorong sebelah kanan. masuk ke Director&#8217;s office untuk mendapatkan SUN TOTEM dan SERVICE PISTOL.</p>
<p>Periksa cermin di Men&#8217;s dressing room kembali ke Director&#8217;s office untuk mendapatkan BALCONY CORRIDOR KEY. kembali terus periksa cermin, kembali ke lobby. gunakan tangga disini untuk kelantai 2. gunakan BALCONY CORRIDOR KEYdi pintu untuk masuk ke lighting Box. ambol first aid kit dan lightbulbs disini. keluar lewat koridor kanan. ada health drink ditangga saat kau turun. ambil MOON TOTEM disini , periksa cermin di men&#8217;s dressing room. sudah itu, kembali ke tangga, kekiri sedikit dan ada pintu disini. taruh MOON TOTEN dikiri dan SUN TOTEM dikanan. masuk. naiki tangga.</p>
<p>Ambil HUNTING RIFLE di perjalananmu. masuk ke Costume Storage. ada cermin disini untuk diperiksa. ada juga healthdrink. masuk ke catwalk kedua taruh bulb seperti ini, A-500W, B-125W, C-250W, dan D-250W, aktifkan saklar lalu keluar. kembali ke ruangan curtain control aktifkan juga saklarnya.</p>
<p>Keluar dari panggung aktifkan switch pertama dan kedua. masuk ke cermin untuk mengambil STAGE OFFICE KEY dari pohon. tinggalkan tempat ini, pergi ke stage office room untuk mengambil PROP CONTROL LEVER, terus kembali lagi ke panggung. gunakan CONTOL LEVER rubah pandangan kedua dan switch ketiga. masuk ke cermin, kalahkan boss caliban untuk mendapatkan FALSEHOOD PIECE, setelah travis terbangun, ambil Motel Key lalu keluar.</p>
<p>=OUTSIDE=<br />
Pergi ke KOONTZ ST, ambil HEALTH DRINK depan Cafe, mask ke Ady&#8217;s books. masukkan 213 di mesin untuk mendapatkan kunci. pergi ke CRICHTON ST untuk masuk ke toko untuk mengambil beberapa item. keluar lewat pintu belakang. masuk ke Riverside Motel.</p>
<p>=RIVERSIDE MOTELS=<br />
Ambil peta di resepsionis, ambil juga ROOM 306 KEY dan tinggalkan tempat ini lewat pintu. naiki tangga di area ini, turun lewat sisi lainnya untuk memasuki kamar 300 lainnya. masuk ke ruangan 306, periksa cermin. keluar dari tempat ini, pergi ke tempat resepsionis. lewati pintu ruangan 200/300 agar sampai ke blok 500 room.</p>
<p>Masuk ke ruangan 503, periksa cermin disini. ambil managers office key. kembali ke resepsionis. keluar lewat pintu yang berlawanan dengan manager office. masuk ke room 201 untuk mendapatkan redeemer. masuk ke dapur lawan butcher.</p>
<p>Ambil TOKEN di mesin game pinball di Game room. masuk ke ruangan Laundry, masukkan token, atur dryer ke lingkaran yang ada satu titiknya, symbol kayak mahkota dengan 2 titik, simbol kotak bergaris, terus simbol lain lingkaran berlawanan arah jarum jam dan dapatkan CLEOPATRA ROOM KEY.</p>
<p>Masuk ke CLEOPATRA ROOM lompat ke lobang. periksa kaca di kamar mandi lalu tinggalkan tempat ini. ambil JEWLED HEART di kolam kering. masuk ke Diner untuk mendapatkan ORNAMENTAL DAGGER. naiki tangga, gunakan Dagger di Nero Room, lompat ke lobang disini. keluar lewat lobang berikutnya di tembok sini.</p>
<p>Periksa cermin di ruangan 503 lagi. kembali ke maintenance, gunakan JEWLED HEART untuk mendapatkan wedding ring. kembali ke ruangan resepsi. masukkan 06/12/61 ke kalender. ambil room 5000 key dibelakang travis.</p>
<p>kembali ke blok 500 rom dan diruangan 503, periksa cermin. setelah scene masuk ke room 500. lari kebawah kalahkan Memory of Richard Grady untuk mendapatkan TRUTH PIECE.</p>
<p>=HOSPITAL=<br />
Ada First aid kit dan ammo disini. keluar lewat pintu dan masuk ke pintu kanan didepan travis. ambil Presnt Piece, pevahkan Flauros puzzle. tinggalkan tempat ini.</p>
<p>=OUTSIDE=<br />
Keluar dari rumah sakit. setelah cutscene, ambil CHILDS MAP. Pergilah ke toko. Biarkan travis masuk ke lubang disana. bunuh Flauros demon dan nikmati endingmu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/277/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=277&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2010/04/07/silent-hill-origins-zero/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ProJecT E.A.R (Marabahaya)</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2009/10/24/project-e-a-r-marabahaya/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2009/10/24/project-e-a-r-marabahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 09:31:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=262&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://mahierra.wordpress.com/2009/10/24/project-e-a-r-marabahaya/"><img src="http://img.youtube.com/vi/amIHAxWx0tI/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/262/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/262/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/262/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=262&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2009/10/24/project-e-a-r-marabahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budaya Politik Negara Maju &amp; Berkembang lawan Budaya politik Indonesia</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2009/10/18/budaya-politik-negara-maju-berkembang-lawan-budaya-politik-indonesia/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2009/10/18/budaya-politik-negara-maju-berkembang-lawan-budaya-politik-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 12:36:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[A. Budaya Politik Di Negara Maju (Singapura) Budaya politik di Singapura telah mengalami berbagai pengaruh dari luar terutama pengaruh ketika  dijajah oleh colonial Inggris, sehingga perkembangan sistem politik di Singapura lebih signifikan dan telah mengalami kemajuan daripada Negara lain. Konstitusi Singapura berdasarkan sistem Westminster karana Singapura merupakan bekas jajahan Inggris. Posisi presiden adalah simbolis dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=255&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>A. Budaya Politik Di Negara Maju (Singapura)</p>
<p>Budaya politik di Singapura telah mengalami berbagai pengaruh dari luar terutama pengaruh ketika  dijajah oleh colonial Inggris, sehingga perkembangan sistem politik di Singapura lebih signifikan dan telah mengalami kemajuan daripada Negara lain.</p>
<p>Konstitusi Singapura berdasarkan sistem <a title="Westminster" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Westminster">Westminster</a> karana Singapura merupakan bekas jajahan <a title="Britania Raya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Britania_Raya">Inggris</a>. Posisi <a title="Presiden" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Presiden">presiden</a> adalah simbolis dan kekuasaan pemerintahan berada di tangan <a title="Perdana Menteri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perdana_Menteri">perdana menteri</a> yang merupakan ketua partai politik yang memiliki kedudukan mayoritas di <a title="Parlemen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Parlemen">parlemen</a>. Urutan <a title="Presiden Singapura" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Presiden_Singapura">Presiden Singapura</a> adalah: <a title="Yusof bin Ishak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yusof_bin_Ishak">Yusof bin Ishak</a>, <a title="Benjamin Henry Sheares" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Benjamin_Henry_Sheares">Benjamin Henry Sheares</a>, <a title="C.V. Devan Nair" href="http://id.wikipedia.org/wiki/C.V._Devan_Nair">C.V. Devan Nair</a>, <a title="Wee Kim Wee" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wee_Kim_Wee">Wee Kim Wee</a>, <a title="Ong Teng Cheong" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ong_Teng_Cheong">Ong Teng Cheong</a>, dan yang sekarang menjabat adalah <a title="S. R. Nathan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/S._R._Nathan">S. R. Nathan</a>.</p>
<p>Arena politik dikuasai oleh <a title="Partai Aksi Rakyat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Aksi_Rakyat">Partai Aksi Rakyat</a> (PAP) yang telah memerintah sejak Singapura merdeka. Pemerintah PAP sering dikatakan memperkenalkan undang-undang yang tidak memberi kesempatan tumbuhnya penumbuhan partai-partai oposisi yang efektif. Cara pemerintahan PAP dikatakan lebih cenderung kepada otoriter daripada <a title="Demokrasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi">demokrasi</a> yang sebenarnya. Namun, cara pemerintahan tersebut berhasil menjadikan Singapura sebuah negara yang maju, bebas daripada korupsi dan memiliki pasar ekonomi yang terbuka. Para ahli politik menganggap Singapura sebuah negara yang berideologi &#8216;Demokrasi <a title="Sosialis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sosialis">Sosialis</a>&#8216;.</p>
<p>Meskipun begitu Lee Kwan Yew, pendiri dan perancang sistem politik negara Singapura juga telahmengembangkan konsep yang menempatkan nilai budaya sebagai elemen penting dalam sebuah sistem politik. Menurutnya politik berbasis multibudaya tidak akan pas bagi negara dengan masyarakat yang multirasial seperti Singapura.</p>
<p>Sebagai konsekuensinya, di Singapura ditetapkan sebuah sistem yang oleh dunia Barat<br />
dianggap tidak demokratis. Hal ini menunjukkan bahwa Singapura merupakan “anauthoritarian Confucian anomaly among the wealthy countries of the world” (Huntington, 1991: 302).</p>
<p>Hasil pemikiran para pakar umunya menyimpulkan bahwa budaya memberikan pengaruh tertentu bagaimana demokrasi diadopsi oleh berbagai negara (lihat Alagappa, 1996;<br />
Fukuyama, 1996; Lipset, 1996; Huntington, 1996: Inglehart, 2000). Berkembang pemikiran nilai budaya sebagai faktor determinan yang menentukan suksesnya ekonomi negara-negara Asia Timur. Tetapi sejak terjadinya krisis ekonomi, argumentasi mengenai keunggulan nilai budaya Asia (Asian values) seakan menghilang.</p>
<p>Amartya Sen (2001: 6) mengritik hipotesis Lee Kwan Yew bahwa negara yang didominasi oleh budaya Confucianism mempunyai peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat,<br />
hanyalah berbasis pada perhitungan empiris yang sporadik dari informasi yang terbatas dan sangat selektif.</p>
<p>Kenyataan memang menunjukan negara-negara di Asia dalam membangun sistem demokrasinya lebih banyak mengedepankan gaya demokrasi ala barat seperti Filipina, Korea,Thailand, Taiwan dan sekarang ini Indonesia. Walaupun demikian nilai budaya masih dianggap<br />
sebagai variabel penting dalam pelaksanaan demokrasi. Seperti dinyatakan oleh Inglehart (2000: 96) bahwa dalam jangka panjang, demokrasi tidak hanya didasari pada perubahan institusi atau perilaku elit politik, melainkan keberlangsungannya akan tergantung pada nilai dan kepercayaan dari masyarakat awam di wilayahnya.</p>
<p>Dahl (1997: 34) memperkuat gagasan bahwa konsolidasi demokrasi menuntut budaya demokrasi yang kuat yang memberikan kematangan emosional dan dukungan yang rasional untuk menerapkan prosedur-prosedur demokrasi. Ia melandaskan penekanannya pada pentingnya budaya demokrasi pada asumsi bahwa semua sistem politik termasuk<br />
sistem demokrasi, cepat atau lambat akan menghadapi krisis, dan budaya demokrasi yang tertanam dengan kuatlah yang akan menolong negara-negara demokrasi melewati krisis tersebut.</p>
<p>Implikasinya proses demokratisasi tanpa budaya demokrasi yang mengakar menjadi rentan dan bahkan hancur ketika menghadapi krisis seperti kemerosotan ekonomi, konflik regional atau konflik sosial, atau krisis politik yang disebabkan oleh korupsi atau kepemimpinan yang terpecah. Sejalan dengan pemikiran Dahl, Huntington (ibid: 258)<br />
memfokuskan pada isu budaya demokrasi dalam hubungan antara kinerja dan efektifitas pemerintah demokratis baru dan legitimasinya, sebagai bentuk kepercayaan publik dan elit politik terhadap sistem nilai demokrasi. Budaya demokratis harus berarti<br />
adanya pemahaman bahwa demokrasi bukanlah panacea. Karena itu, konsolidasi demokrasi terjadi bila masyarakat menyadari bahwa demokrasi merupakan solusi dari masalah tirani tetapi belum tentu untuk masalah lain (ibid: 263).</p>
<p>Huntington memperingatkan bahwa tahun-tahun pertama berjalannya masa kekuasaan<br />
pemerintahan demokratis yang baru, umumnya akan ditandai dengan bagi-bagi kekuasaan di antara koalisi yang menghasilkan transisi demokrasi tersebut, penurunan efektifitas kepemimpinan dalam pemerintahan yang baru sedangkan dalam pelaksanaan demokrasi itu sendiri belum akan mampu menawarkan solusi mendasar terhadap<br />
berbagai permasalahan sosial dan ekonomi di negara yang bersangkutan. Tantangan bagi<br />
konsolidasi demokrasi adalah bagaimana menyelesaikan masalah-masalah tersebut dan tidak justru hanyut oleh permasalahan-permasalahan itu.</p>
<p>B. Budaya Politik Di Negara Berkembang (Thailand)</p>
<p>Berbicara mengenai Thailand, masalah kudeta militer dan rezim junta militer sangatlah kental dalam perpolitikan di Thailand. Tak heran jika proses demokratisasi disana mengalami hambatan dan tantangan menuju sistem demokrasi yang sesungguhnya. Tentunya dinamika ini tak lepas juga dari budaya politik masyarakat Thai yang masih bersandar dan berpegang pada nilai-nilai tradisional, sementara dalam demokrasi membutuhkan nilai-nilai kontemporer yang mengacu pada budaya Barat. Hal inilah yang kemudian berimplikasi pada pembentukan <em>state-building</em> dan konstitusi yang mengatur distribusi kekuasaan politik Thailand dimana selalu diwarnai oleh perebutan dan persaingan antara elit militer, sipil, dan cendekiawan.</p>
<p>Nilai paternalisme dan patriakal dalam budaya Thai masih melekat erat, dimana mereka menganggap raja sebagai “<em>father</em>” dalam mengarahkan masyarakat ke arah yang lebih baik. Selain itu, raja dianggap sebagai perwakilan Wisnu, Siwa, dan Budhisattava yang merupakan titisan dewa. Sehingga tak heran bila masyarakat Thai lebih mencintai raja daripada politik. Segala tindak raja merupakan pengejahwantahan dewa yang harus dipatuhi. Hal ini kemudian bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi yang dilandaskan pada nilai-nilai liberal. Nilai-nilai tersebut tidak hanya bertentangan tapi nilai tradisional tersebut teatap dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Thai. Akibatnya, budaya politik dan derajat partisipasi masyarakat Thailand sangat pasif. Padahal untuk membangun sistem demokrasi diperlukan budaya dan derajat partisipasi politik yang signifikan, yaitu sebuah budaya politik partisipan dan subjek (Almond). Implikasinya adalah, dengan kepasifan politik masyarakat Thailand, maka perebutan kekuasaan antara militer, sipil, dan cendekiawan selalu terjadi dan ini menjadi salah satu problem lain dalam demokrasi di Thailand. Elit militer merasa dirinya memiliki kapabilitas dan kapasitas dalam menjalakan pemerintahan dan negara karena latarbelakang pendidikan akademi militer dapat membuat mereka berpikir strategis dan taktis yang memang diperlukan oleh pertahanan dan keamanan negara. Selain itu, secara historis mereka menganggap dirinya berjasa atas pertahanan dan keamanan Thailand dari kekuatan eksternal baik pada zaman monarki maupun saat revolusi. Di pihak lain, sipil menganggap bahwa masalah politik merupakan wilayah sipil yang harus lepas dari campur tangan militer. Mereka cenderung mendukung profesionalisme militer daripada fungsi militer di ranah politik. Anggapan mereka bahwa campur tangan militer dapat menghambat proses politik dan demokrasi. Menurut Sundhaussen (1999) bahwa kebiasaan militer cenderung anti-demokrasi. Lanjutnya bahwa persepsi tentang lawan dan bagaimana berurusan dengan mereka sering kali menggiring rezim militer memperlakukan lawan politik lebih keras dari sepatutnya sehingga merintangi penyelesaian politik. Sementara, pihak cendekiawan menganggap bahwa dalam menjalankan pemerintahan dan negara diperlukan sebuah kerangka berpikir dan ilmu mengenai pemerintahan dan politik dimana hanya kaum cendekiawan itulah yang bisa melakukan. Dengan pondasi pengetahuan dan ilmu yang yang mereka miliki tersebut mereka menganggap bisa menjalankan dan selalu menemukan penyelesaian masalah dalam menghadapi krisis.</p>
<p>Perselisihan dan persaingan politik tersebut pada hakikatnya tak membawa masyarakat Thailand pada kondisi <em>riot</em> seperti di Filipina ataupun Myanmar. Karena peran Raja tetap eksis sebagai simbol zaman keemasan Thailand dan sebagai pengayom masyarakat Thai. Setidaknya pandangan tersebut menjadikan masyarakat Thai sebagai masyarakat yang “tentram” tanpa ada pertumpahan darah sebagai akibat persaingan kaum elit tersebut.</p>
<p>Secara garis besar, ada beberapa karakteristik budaya politik Thailand, yaitu:</p>
<ol>
<li>Otoritarianisme      =&gt; budaya politik yang ada di Thailand      cenderung mengarah pada otoritarianisme dimana kepemimpinan dipandang      sebagai representasi dari dewa sehingga pelaksanaan perintah nyaris tanpa      celah untuk dikritisi. Terlebih ini didukung dengan budaya patriakal dan      paternalistik yang cenderung mengagungkan pemimpin sebagai “father” dalam      keluarga yang punya wewenang dan kekuasaan atas keluarganya.</li>
<li>Patron      Klien =&gt; kaum elit lebih      mengedepankan kepentingan kelompoknya sendiri dari pada kepentingan untuk      melayani rakyat. Sehingga karakter elit lebih pada “tuan yang diagungkan”      dari pada “<em>servant of people</em>”. Hal ini berdampak pada hubungan      antar elit atas kelompoknya lebih kuat daripada dengan rakyat.</li>
<li>Personalisme      =&gt; hubungan personal lebih      penting dalam politik Thailand.      Begitu pula fungsi seorang tokoh akan sangat menentukan garis kebijakan      politik karena orang Thailand      yang pragmatis lebih melihat figur tokoh daripda ideologi ataupun      latarbelakang partai.</li>
<li>Hirarkis      =&gt; orang Thailand      lebih mementingkan tingkatan status daripada pencapaian seseorang.      Senioritas, strata sosial, kekayaan, menjadi faktor utama daripada      prestasi seseorang. Hal ini kemudian yang mengarahkan masyarakat Thailand      pada masyarakat yang <em>unequal</em>.</li>
<li>Tradisionalisme      =&gt; masyarakat Thailand      masih memegang kuat kepercayaan mistis dan tahayul serta kepercayaan pada      nenek moyang. Hal ini membuat irasionalitas menjadi hal yang umum terjadi      dalam menghadapi kehidupan (sifat konservatif).</li>
<li>Pasivitas      =&gt; sifat tradisional dan      percaya pada adanya hirarki serta takdir membuat masyarakat Thailand      menjadi pasif dan tidak memiliki <em>interest</em> terhadap proses dan      partisipasi politik.</li>
<li>Cinta      Damai =&gt; hal ini tak lepas      dari pengaruh agama Budha yang dianut orang Thailand      yang mengajarkan ajara-ajaran cinta dan damai. Sehingga mereka lebih      memilih untuk mengalah dalam rangka mencapai kedamaian bersama aripada      konfrontasi yang berdampak pada ketidakdamaian. Sehingga tak heran      manakala terjadi kudeta militer tidak sampai terjadi peristiwa berdarah.      Karena selain peran Raja yang berpengaruh terhadap legitimasi kudeta      tersebut, peran agama Budha yang cinta damai juga tak kalah pengaruhnya      terhadap <em>way of life</em> masyarakat Thai.</li>
</ol>
<p>Berdasarkan hal tersebut diatas maka dapat dilihat bahwa demokrasi yang ada di Thailand akan selalu mengalami dan menghadapi <em>two face of dillema</em> dan<em> binarry opposition</em>, yaitu di satu sisi nilai demokrasi berusaha diterapkan dan dijalankan dengan sepenuh hati namun disisi lain ada nilai-nilai tradisional yang berberturan dengan paham demokrasi. Terlebih hal itu diperparah dengan persaingan politik antara kaum elit yang ada. Jadi, proses transisi menuju Demokrasi yang sesungguhnya sesuai dengan nilai-nilai liberalisme sangat panjang dan berliku yang musti dihadapi oleh Thailand.</p>
<p>Tentunya untuk menerapkan sebuah rezim demokrasi di Thailand butuh waktu yang panjang dan proses adaptasi yang memakan biaya-sosial yang tinggi manakala nilai-nilai liberalisme Barat harus menjadi nilai utama dalam tranformasi sosial menuju demokrasi sesungguhnya. Hal ini diperlukan karena, demokrasi tidak akan bisa diterapkan tanpa menerapkan nilai-nilai Barat yang memang merupakan pondasi utama bagi kemajuan demokrasi suatu negara. Permasalahan yang muncul adalah apakah masyarakat bisa menerima dengan begitu saja sebuah nilai yang bukan merupakan nilai yang berasal dari budaya setempat? Tentunya antara ya dan tidak. Ya, jika mereka telah merubah tatanan nilai dan norma sesuai dengan nilai Barat. Tidak, jika mereka menganggap bahwa nilai tradisional mereka merupakan nilai yang tidak dapat dihilangkan dan ditinggalkan begitu saja karena telah mengakar kuat dalam akar budaya dan sistem kepercayaan mereka. Bagi masyarakat Thai, hal tersebut cenderung pada Tidak, karena nilai-nilai yang mereka miliki meruupakan nilai warisan nenek moyang dan merupakan hal yang sakral apabila ditinggalkan. Terlebih, akar budaya agama Budha sangatlah kental dalam membentuk karakter masyarakat Thai. Tak heran jika budaya politik mereka adalah Parokial, dicirikan dengan rendahnya pengetahuan dan kesadaran politik, dan Subjek, dicirikan kepatuhan pada pejabat-pejabat pemerintahan dan hukum yang berlaku.</p>
<p>Oleh karena itu, merujuk pada kaum postmodernis, nilai-nilai demokrasi pada hakikatnya bisa diterapkan sesuai dengan tata nilai dan budaya yang ada di Thailand sendiri, jadi Demokrasi ala Thailand. Karena, pembangunan politik dan sosial suatu bangsa bisa jadi sama, yaitu ingin mencapai masyarakat yang adil, makmur, dan madani, namun wujud untuk mencapainya berbeda. Sehingga nilai terbaik bagi Thailand sebenarnya bukanlah nilai Demokrasi sesuai dengan standar Barat tetapi dapat diadaptasi dan dimodifikasi dengan nilai-nilai dan tradisi Thai yang pada akhirnya akan tercipta rezim demokrasi sesuai dengan <em>social-character</em> masyarakat Thai. Bila itu tercapai maka tidaklah suatu hal yang mustahil jika kondisi politik akan stabil tanpa ada persaingan antar elit.</p>
<p>Hal yang perlu dilihat lagi adalah untuk membangun rezim demokrasi ala Thailand seharusnya ketiga elit yang bertentangan tersebut harus menyadari akan nilai-nilai Thai sehingga mereka dapat berkumpul bersama dengan raja dan rakyatnya untuk membentuk semacam konsensus nasional bagi pembanguanan <em>state building</em> yang diinginkan. Tetapi, apakah itu mungkin? Kita lihat saja bagaimana tekanan dari negara tetangga terhadap Thailand akan merubah semua itu dan bagaimanan kaum elit tersebut sadar akan posisi nilai di masyarakat Thai. Sekali lagi kapan?</p>
<p>C. Perbandingan Dengan Budaya Politik Di Indonesia</p>
<p>Budaya yang berasal dari kata ‘buddhayah’ yang berarti akal, atau dapat juga didefinisikan secara terpisah yaitu dengan dua buah kata ‘budi’ dan ‘daya’ yang apabila digabungkan menghasilkan sintesa arti mendayakan budi, atau menggunakan akal budi tersebut. Bila melihat budaya dalam konteks politik hal ini menyangkut dengan sistem politik yang dianut suatu negara beserta segala unsur (pola bersikap &amp; pola bertingkah laku) yang terdapat didalamnya.<br />
Sikap &amp; tingkah laku politik seseorang menjadi suatu obyek penanda gejala-gejala politik yang akan terjadi pada orang tersebut dan orang-orang yang berada di bawah politiknya. Contohnya ialah jikalau seseorang telah terbiasa dengan sikap dan tingkah laku politik yang hanya tahu menerima, menurut atau memberi perintah tanpa mempersoalkan atau memberi kesempatan buat mempertanyakan apa yang terkandung dalan perintah itu. Dapat diperkirakan orang itu akan merasa aneh, canggung atau frustasi bilamana ia berada dalam lingkungan masyarakatnya yang kritis, yang sering, kalaulah tidak selalu, mempertanyakan sesuatu keputusan atau kebijaksanaan politik.<br />
Kebudayaan politik Indonesia pada dasarnya bersumber pada pola sikap dan tingkah laku politik yang majemuk.<br />
Idealisme diakui memanglah penting. Tetapi bersikap berlebihan atas idealisme itu akan menciptakan suatu ideologi yang sempit yang biasanya akan menciptakan suatu sikap dan tingkahlaku politik yang egois dan mau menang sendiri. Demokrasi biasanya mampu menjadi jalan penengah bagi atas polemik ini.</p>
<p>D. Kesimpulan</p>
<p>Meskipun, Negara Indonesia termasuk Negara baru merdeka atau baru berkembang dari Negara lainnya, namun Negara Indonesia memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan dunia Internasional saat itu.</p>
<p>Budaya politik yang diterapkan oleh Negara Indonesia pun tidak mengalami pengaruh dari intimidasi Negara lain. Itulah dia budaya politik “Demokrasi” yang menjunjung sikap dan perilaku yang terpuji, baik dari per Individu maupun kolektif.</p>
<p>Kita sebagai warga Negara Indonesia sebaiknya kita berbanga hati karena Negara kita memiliki budaya politik yang sangat sistematis, dan tersusun rapi dalam pelaksanaan nya,  dan tidak mengalami pengaruh dari luar.</p>
<p>Meskipun, pengaruh dari luar memilki pengaruh yang sangat baik bagi perkembagan budaya politik kita. Namun, itu akan memudarkan keaslian dari budaya politik Indonesia yang sesungguhnya. Bhineka tunggal Ika itulah kita “<strong>berbeda-beda tetapi satu jua</strong>”</p>
<p>Itulah juga yang menjadi inspirasi bagi budaya politik kita.</p>
<p>Layaknya Negara Singapura yang dulunya juga merupakan wilayah jajahan Inggris sekarang telah menjadi atau termasuk salah satu Negara Maju itu karena mereka juga memilki kemampuan untuk menerima dan menyeleksi pengaruh dari luar agar dapat menjadi sebuah kemajuan bagi bangsanya sendiri terutama di bidang pembangunan, politik, ekonomi, dan lain lain. Malah mereka memiliki budaya politik yang lebih maju.</p>
<p>Saya mengatakan seperti itu, bukan berarti Negara Indonesia juga tidak bisa melakukan  seperti apa yang bisa mereka lakukan. Beberapa factor mempengaruhi kenapa pengaruh luar itu sangat tidak sesuai bagi perkembangan Negara kita baik di bidang budaya, politik, patriotisme, dan lainnya.</p>
<p>Namun sepert itulah Indonesia, negara yang mampu, negara yang kuat, dan selalu berusaha serta tolong menolong.</p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="295" valign="top"><strong>KRITIK</strong></td>
<td width="295" valign="top"><strong>SARAN</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="295" valign="top">1.</p>
<p>2.</p>
<p>3.</td>
<td width="295" valign="top">1.</p>
<p>2.</p>
<p>3.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center">
<p align="center">BUDAYA POLITIK HARUS</p>
<p>SEGERA BERKEMBANG AGAR TIDAK YANG KORUPSI</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/255/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/255/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/255/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=255&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2009/10/18/budaya-politik-negara-maju-berkembang-lawan-budaya-politik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mukjizat nabi Muhammad SAW</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2009/08/12/mukjizat-nabi-muhammad-saw/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2009/08/12/mukjizat-nabi-muhammad-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2009 13:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Peristiwa Mukjizat nabi Muhammad SAW tentang terbelahnya bulan mungkin dibantah oleh orang-orang Barat karena dianggap sesuatu yang mustahil dan tidak logis; “Bagaimana mungkin benda-benda angkasa terbelah menjadi dua dan kemudian menyatu kembali sebagaimana yang kita lihat sekarang.” Ternyata ditemukan pembuktian ilmiah terkait kejadian ini: Pembuktian Pertama: Sejarah India dan Cina kuno (yang pada waktu peristiwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=243&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-245" href="http://mahierra.wordpress.com/2009/08/12/mukjizat-nabi-muhammad-saw/bulan-terbelah-41-2/"><img class="alignleft size-full wp-image-245" title="bulan-terbelah-41" src="http://mahierra.files.wordpress.com/2009/08/bulan-terbelah-411.jpg" alt="bulan-terbelah-41" width="454" height="239" /></a></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> P</strong>eristiwa Mukjizat nabi Muhammad SAW tentang terbelahnya bulan mungkin dibantah oleh orang-orang Barat karena dianggap sesuatu yang mustahil dan tidak logis; “Bagaimana mungkin benda-benda angkasa terbelah menjadi dua dan kemudian menyatu kembali sebagaimana yang kita lihat sekarang.”</p>
<p>Ternyata ditemukan pembuktian ilmiah terkait kejadian ini:</p>
<p><strong>Pembuktian Pertama:</strong></p>
<p>Sejarah India dan Cina kuno (yang pada waktu peristiwa ini belum mengenal apa pun tentang Islam) telah mencatat dan menceritakan peristiwa ini. Sayyid Mahmud Syukri al-Alusi, dalam bukunya <em>Ma Dalla ‘Alaihi Al-Qur’an</em>, mengutip dari buku <em>Tarikh al-Yamini </em>bawa dalam sebuah penaklukan yang dilakukan oleh Sultan Mahmud bin Sabaktakin al-Ghaznawi terhadap sebuah kerajaan yang masih menganut paganisme (musyrik) di India ia menemukan lempengan batu di dalam sebuah istana taklukan tersebut. Pada lempengan tersebut terpahat tulisan, “Istana ini dibangun pada malam terbelahnya bulan, dan peristiwa itu mangandung pelajaran bagi orang yang mengambil pelajaran.”</p>
<p><strong>Pembuktian Kedua:</strong></p>
<p>Dalam sebuah temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ? Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut: Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ.Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an. Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah ?</p>
<p>maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad SAW sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya.</p>
<p><span id="more-129"> </span>Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.</p>
<p>Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?”<br />
Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ?” Mereka  menjawab: “Coba belahlah bulan, …”</p>
<p>Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!” Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir”orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!! !”</p>
<p>Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap …..sampai akhir surat Al-Qamar.</p>
<p>Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan?” Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: “Dipersilahkan dengan senang hati.” Daud Musa Pitkhok berkata, “Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah…….”</p>
<p>Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu ??? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasan hamba-Nya dalam pencarian kebenaran.</p>
<p>Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan3 orang pakar ruang angkasa AS. Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa. Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?” Mereka pun menjawab, “Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun.</p>
<p>Maka presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya?” Mereka menjawab, “Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!! Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?” Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali”.</p>
<p>Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, “Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, “Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad SAW 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin!!!!<br />
Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah … (aku pun bergumam), “Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar, dan … saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=243&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2009/08/12/mukjizat-nabi-muhammad-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mahierra.files.wordpress.com/2009/08/bulan-terbelah-411.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bulan-terbelah-41</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dewa dan Dewi Di Yunani</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2009/08/09/dewa-dan-dewi-di-dunia/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2009/08/09/dewa-dan-dewi-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 08:57:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[~ Dewa Dewi Yunani Kuno Dewa Dewi Olimpus 1.Zeus Zeus adalah nama seorang dewa Yunani kuno pemimpin para dewa, penguasa Olimpus, dewa iklim dan cuaca. Dewa ini juga dikenal di Roma kuno dan India kuno. Dalam bahasa Latin disebut Iopiter sedangkan dalam bahasa Sansekerta disebut Dyaus-pita. Dalam mitologi, Zeus adalah Dewa Pemimpin yang bertahta di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=241&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>~<strong> Dewa Dewi Yunani Kuno</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dewa Dewi Olimpus</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.Zeus</strong><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/zeus.gif" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Zeus adalah nama seorang dewa Yunani kuno pemimpin para dewa, penguasa Olimpus, dewa iklim dan cuaca. Dewa ini juga dikenal di Roma kuno dan India kuno. Dalam bahasa Latin disebut Iopiter sedangkan dalam bahasa Sansekerta disebut Dyaus-pita.<br />
Dalam mitologi, Zeus adalah Dewa Pemimpin yang bertahta di Olympus. Ia menikah dengan adik perempuannya, Hera yang menjadi Dewi Penikahan. Zeus membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut dengan kedua saudaranya, Poseidon yang menjadi Dewa Penguasa Lautan, dan Hades yang menjadi Dewa Penguasa Alam Kematian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>2.Hera</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hera.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Hera dikenal sebagai istri dan saudara perempuan dari Zeus. Hera adalah dewi pernikahan. Ia digambarkan sebagai dewi yang penuh keagungan dan penuh hikmat. Sering ditahtakan dan dimahkotai dengan polos (mahkota berbentuk silinder tinggi), yang hanya dikenakan oleh beberapa dewi-dewi besar.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>3.Poseidon</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/Poseidon.jpg" border="0" alt="" width="512" /><br />
Dalam mitologi Yunani, Poseidon dikenal sebagai dewa penguasa laut.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>4.Ares</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/ares.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Ares merupakan dewa perang dalam mitologi Yunani. Dalam mitologi Romawi ia dikenal dengan nama dewa Mars. Ia memiliki 2 pengawal yaitu Phobos dan Deimos. Nama Mars menjadi salah satu planet yang dekat bumi dan memiliki 2 bulan, yang dinamai sesuai nama pengawalnya: Phobos dan Deimos. Nama bulan Maret merupakan persembahan baginya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>5.Hermes</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hermes.jpg" border="0" alt="" width="512" /><br />
Hermes adalah salah satu dewa dalam mitologi Yunani, yang dianggap sebagai dewa keberuntungan, dewa pelindung bagi kaum pedagang, dan juga dewa pengirim berita. Dalam mitologi Romawi, ia disebut juga sebagai Mercurius.<br />
Ciri fisiknya adalah tubuh yang mungil yang selalu mengenakan topi bersayap dan juga sandal bersayap. Ia sangat cepat dalam berkata-kata dan juga berlari. Ia merupakan dewa penolong bagi Odiseus ketika terjebak pada sebuah pulau.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>6.Hesfestus</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hephaestus.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Hefestus dikenal dengan nama Vulkan di mitologi Romawi. Ia adalah putra pertama dewa Zeus dengan dewi Hera. Ia adalah dewa api, tukang kayu, penempa besi dan pengrajin senjata. Hefestus disembah di semua pusat industri dan manufaktur di Yunani terutama di Kota Athena. Walaupun bengkelnya terletak di pulau Lemnos, Hefestus dikaitkan dengan Gunung Etna oleh orang Sisilia.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>7.Aphrodite</strong><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/aphrodite.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Aphrodite adalah Dewi Cinta dan Kecantikan dalam mitologi Yunani. Ia dilahirkan dari buih di laut yang berasal dari sperma Zeus. Aphrodite menikah dengan Hefestus dan memiliki seorang putra, Eros yang menjadi Dewa Asmara. Aphrodite juga diceritakan berselingkuh dengan Ares, Dewa Perang.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>8.Athena</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/athena-p.gif" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Athena yang dialihaksarakan sebagai Athene, adalah seorang Dewi Yunani yang melambangkan kebijaksanaan, strategi, dan perang. Ia dihubungkan oleh bangsa Etruria dengan dewi mereka bernama Menrva, dan kemudian dikenali oleh orang Romawi sebagai Minerva, yang ditemani oleh seekor burung hantu kecil, memakai sebuah tameng dada bernama Aegis yang diberikan kepadanya oleh ayahnya dan ditemani oleh dewi kemenangan, Nike.<br />
Athena juga dikenal sebagai dewi yang mengajari para pahlawan. Athena adalah seorang dewi perang bersenjata dan tak pernah digambarkan sebagai anak kecil, selalu sebagai seorang dara (perawan) (parthenos). Kuil Parthenon di kota Atena, Yunani adalah kuilnya yang paling terkenal. Ia tidak memiliki suami atau kekasih, meski sekali peristiwa Hephaestus mencoba menggodanya namun gagal.Herodotus dan Plato secara salah mengidentifikasikan Athena dengan dewa Neith, dewa bangsa Berber. Menurut Plato, Athena diderivasi yang artinya adalah batin Tuhan<br />
Pallas dianggap ayahnya, maka ia sering diberi gelar Pallas Athena.Athena adalah dewi kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan, adik dari Ares sang dewa perang. Athena terkenal akan belas kasihannya pada manusia saat para dewa yang sewenang-wenang berkuasa. Dia pernah membunuh Medusa dan meletakkan kepalanya pada sebuah perisai yang dinamakan “Perisai Aegis” sebuah perisai yang menurut mitos sangat kuat.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>9.Apollo</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/apollo3837.jpg" border="0" alt="" width="512" /><br />
Dewa Apollo adalah dewa matahari, ahli obat-obatan, pemanah, pertanian. Kekasih Dewa Apollo adalah Hyakinthos, seorang pangeran muda yang sangat tampan dari kerajaan Sparta, putra Raja Amyclas, yang mana bangsa Sparta adalah bangsa yang senang berperang dan kehidupan bangsa Sparta diwarnai dengan nuansa militer yang kental dan juga sejak kecil para remaja Sparta didik untul menjadi homoseksual.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>10.Artemis</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/Artemis.jpg" border="0" alt="" width="347" height="438" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Artemis merupakan putri dari raja para dewa, Zeus, serta istrinya Leto. Artemis mempunyai saudara kembar iaitu Apollo. Waktu itu Leto harus melahirkan di pulau yang belum pernah disentuh oleh matahari sebab dikutuk oleh Hera, yang murka kepada Zeus. Zeus kemudian berbaik hati dengan mengangkat sebuah pulau dari dasar laut yang belum disentuh sinar matahari, Ortygia. Leto pun melahirkan di pulau tersebut. Artemis lahir pertama pada bulan keenam. Ia lalu membantu ibunya melahirkan Apollo, yang lahir pada bulan ketujuh. Mungkin oleh sebab inilah Artemis disebut juga sebagai dewi kelahiran.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:tahoma,arial,helvetica,sans-serif;"><strong>11.Demeter</strong></span></p>
<p><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Demeter dalam mitologi Yunani merupakan sebutan untuk dewi kesuburan. Konon, Demeter merupakan putri dari Kronos dan Rhea yang sewaktu bayi sempat ditelan bulat-bulat oleh Kronos karena sifat paranoid ayahnya. Keunikan dari Demeter adalah kecintaannya dalam mengajari manusia bercocok tanam sehingga manusia meninggalkan cara hidup berburu dan meramunya menjadi bercocok tanam. Di rambut Demeter terdapat jalinan dari bulir-bulir padi yang menunjukkan identitasnya sebagai dewi kesuburan.<br />
Demeter memiliki seorang anak bernama Persefone yang menjadi istri dari Hades. Konon, kisah Persefone ini merupakan asal mula timbulnya empat musim. Saat Persefone pergi bersama Hades di mana tidak terdapat sinar matahari, saat itulah terjadinya musim dingin. Dan ketika Persefone pergi bertemu Demeter sekali setahun, saat itulah tiba musim semi.<br />
Ada beberapa kisah tentang Demeter yang mengajarkan tentang moral yang baik, salah satunya adalah kisah Erisikton yang dikutuk untuk menjadi lapar sampai mati.<br />
Dalam kebudayaan Romawi, Demeter dikenal dengan nama “Ceres”. Kemungkinan nama Ceres ini merupakan sumber inspirasi dari sebuah merk bahan makanan berlapis coklat yang sering digunakan untuk melapisi roti. Bahan makanan tersebut terbuat dari coklat berbentuk seperti butiran padi.<br />
Yang menarik adalah ternyata Indonesia, khususnya Jawa, memiliki sosok dewi yang mirip dengan karakter Demeter yaitu Dewi Sri yang dikenal sebagai dewi kesuburan.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>12.Hestia</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hestia.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">dalam mitology Hestia adalah dewi pelindung rumah, keluarga dan perapian.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>13.Dionisius</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/dionisius.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">dalam mitology yunani Dionisius adalah dewa anggur yg selalu membuat keonaran,kekerasan dan kejahilan.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>14.Sol Helios</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/img_helios.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Sol helios adalah dewa matahari, putra titan Hyperion dengan titanid Theia, saudara Luna, dewi bulan yang pucat, dan Aurora, dewi fajar keemasan.<br />
Tiap hari dia melintasi angkasa dengan mengendarai keretanya yang ditarik kuda-kuda berapi dari timur ke barat memberikan cahaya dan kehangatan bagi bumi. Kala senja tiba dia akan turun ke bumi menuju Sungai Ocean di ujung barat di mana menunggu perahu emas yang akan membawanya kembali ke istana emasnya di timur.<br />
Sol memiliki seorang putra dari Peri Clymene, yang bernama Phaeton. Suatu hari Phaeton bertengkar dengan Epaphos, putra Jupiter dari Io. Epaphos menantang Phaeton untuk membuktikan bahwa dirinya sungguh putra sang dewa matahari.<br />
Phaeton kemudian pergi menghadap ayahnya agar diizinkan mengendarai keretanya yang ditarik kuda-kuda berapi selama satu hari. Mula-mula sang ayah tak mengizinkan. Namun karena Phaeton terus mendesak akhirnya Sol memberinya izin.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>15.Hebe</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hebe.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Hebe dalam mitology yunani adalah dewi masa muda yang paling abadi dengan kencantikan nya yang akhir nya di nikahi oleh Hercules anak Zeus.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>16.Hades</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hades.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Hades adalah dewa kematian atau dewa neraka dalam Mitologi Yunani. Hades juga dikenal dengan nama Pluto (Plouton) dalam Mitologi Romawi. Karakter Hades sering digambarkan bersama anjing berkepala tiga bernama Cerberus di dunia bawah tanah (neraka).<br />
Di dalam kekristenan kata Hades dipakai untuk menterjemahkan kata Sheol,dalam bahasa Ibrani, yang artinya alam kubur manusia atau “dunia di bawah”. Bahasa Indonesia menerjemahkan kata Hades yang berarti alam kubur tersebut dengan kata neraka, diambil dari bahasa Sanskerta, dengan arti yang sama.</span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong>17.Luna Selena</strong></span><br />
<img class="linked-image" src="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/lunaselena.jpg" border="0" alt="" /><br />
<span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;">Luna, dewi bulan yang pucat, tiap malam melintasi angkasa dari istana emasnya di timur dengan mengendarai keretanya yang dihela dua ekor sapi jantan bertanduk sabit.<br />
Dia memberikan cahayanya yang lembut keperakan bagi bumi di malam hari. Dalam perjalanan dia selalu disertai bintang-bintang yang dipimpin oleh Vesper, Bintang Senja. Kala fajar menyingsing, bersama mereka dia akan menuju ke Sungai Ocean di sebelah barat dan kembali ke istananya di timur dengan mengendarai perahu.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"> <strong>18. Persefone</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong><a rel="attachment wp-att-250" href="http://mahierra.wordpress.com/2009/08/09/dewa-dan-dewi-di-dunia/persefone/"><img class="alignleft size-medium wp-image-250" title="Persefone" src="http://mahierra.files.wordpress.com/2009/08/persefone.jpg?w=216&#038;h=300" alt="Persefone" width="216" height="300" /></a></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p><strong>Persefone</strong> ialah dewi dalam <a title="Mitologi Yunani" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mitologi_Yunani">mitologi Yunani</a>. Dia merupakan putri dari <a title="Demeter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demeter">Demeter</a> (Ceres dalam versi <a title="Romawi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Romawi">Romawi</a>), dewi pertanian. <a title="Hades" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hades">Hades</a>, dewa penjaga dunia bawah tanah, menculik Persefone dan menjadikannya sebagai istrinya. Kesedihan Demeter menyebabkan tanaman tidak bisa tumbuh.</p>
<p><a title="Zeus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zeus">Zeus</a> kemudian meminta Hades untuk mengembalikan Persefone. Namun karena Persefone telah memakan biji <a title="Delima" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Delima">delima</a> yang tumbuh di bawah tanah, dia harus kembali ke untuk berdiam selama enam bulan tiap tahunnya. Setiap saat Persefone tinggal bersama Hades, bumi akan menjadi gersang karena Demeter bersedih. Ini menjadi penjelasan mitologi Yunani untuk musim.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong> </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:verdana,geneva;"><strong><br />
</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/241/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=241&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2009/08/09/dewa-dan-dewi-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/zeus.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hera.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/Poseidon.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/ares.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hermes.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hephaestus.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/aphrodite.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/athena-p.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/apollo3837.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/Artemis.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hestia.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/dionisius.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/img_helios.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hebe.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/hades.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i329.photobucket.com/albums/l390/hikarinet/lunaselena.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://mahierra.files.wordpress.com/2009/08/persefone.jpg?w=216" medium="image">
			<media:title type="html">Persefone</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>cara mencegah dan menghilangkan jerawat</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2009/07/03/cara-mencegah-dan-menghilangkan-jerawat/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2009/07/03/cara-mencegah-dan-menghilangkan-jerawat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2009 04:55:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Yang saya tau sih ada dua cara untuk menghilangkan/mencgah jerawat tampa menggunakan alat kosmetik yang sudah terkenal gitu&#8230;(&#60;*_*&#62;). BUatloh loh pade yang udah bli kosmetik, krim, saleb atau obat penghilang jerawat lainnya yang kagak ngefek atau manjur gitu!. Gue saranin aje ikutin kemauan gue. Pastiluh punya jerawat pade musnah deh. Dua cara itu adalah: - [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=229&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yang saya tau sih ada dua cara untuk menghilangkan/mencgah jerawat tampa menggunakan alat kosmetik yang sudah terkenal gitu&#8230;(&lt;*_*&gt;). BUatloh loh pade yang udah bli kosmetik, krim, saleb atau obat penghilang jerawat lainnya yang kagak ngefek atau manjur gitu!. Gue saranin aje ikutin kemauan gue. Pastiluh punya jerawat pade musnah deh. Dua cara itu adalah:</p>
<p>- Sediakan bahan bahan sebagai berikut: daun sirih 7 lembar, air panas, alat untuk penghalus, dan baskom atau sebagainya yang penting bisa nampung air.</p>
<ol>
<li>Cuci bersih 7 daun sirih ampe sgar.</li>
<li>stlah dicuci, daun sirih di tumbuk/dihalusi. (sebaiknya jangan terlalu halus).</li>
<li>lalu, daun sirih diseduh dengan air panas, sepanas panas nya deh! (2 glas besar air). Tunggu air panas mendingin, baru deh usap tu wajah dengan air yang tlah bercampur dengan daun sirih yang telah halus tersebut.</li>
<li>Air tersebut dikatakan telah sempurna apabila bau dari daun sirih tersebut udah tercium di air.</li>
</ol>
<p>- Cara kedua, yaitu:</p>
<ol>
<li>ada beberapa macam cra sih. Pertama, perbanyak minum teh yang mengandung antioksidan (sperti friuttea, freshtea, sosro yang fungsinya bagus untuk kulit).</li>
<li>Kedua, anda pasti tau teh hijau kan. Nah! kalo udah tau, uap yang dihasilkan oleh teh tersebut baik untuk kulit dan bukan hanya itu saja, berdasarkan penelitian para dokter uapnya ini dapat menghilang kan jerawat dan mencegah timbulnya jerawat, karena pori pori yang terdapat pada kulit wajah akan segera mendapatkan kesegaran dari uap tersebut akibatnya pori2 pd wajh trsebut akan sulit untuk mengalami pembengkan atau jerawat.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=229&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2009/07/03/cara-mencegah-dan-menghilangkan-jerawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fundamentalisme, Alat Imprealisme Baru</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2009/06/17/fundamentalisme-alat-imprealisme-baru/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2009/06/17/fundamentalisme-alat-imprealisme-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 09:55:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
				<category><![CDATA[m@hir & You]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Sanur, Kompas &#8211; Fundamentalisme agama hanyalah satu dari tiga alat imperialisme baru. Ia tak bisa dipahami di luar agenda imperialis mengenai globalisasi dan tak bisa dilepaskan dari konteks politik pasca-Perang Dingin. Tujuannya mendominasi, dan menguasai, dengan cara perang dan mengontrol tubuh perempuan. Demikian inti pemaparan Azra Talat Sayeed dari organisasi Roots of Equality, Karachi, Pakistan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=223&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="txtartikelcetak"><strong>S</strong>anur, <span style="color:#800000;"><strong>Kompas</strong></span> &#8211; Fundamentalisme agama hanyalah satu dari tiga alat imperialisme baru. Ia tak bisa dipahami di luar agenda imperialis mengenai globalisasi dan tak bisa dilepaskan dari konteks politik pasca-Perang Dingin. Tujuannya mendominasi, dan menguasai, dengan cara perang dan mengontrol tubuh perempuan.</p>
<div id="article_body">
<p>Demikian inti pemaparan Azra Talat Sayeed dari organisasi Roots of Equality, Karachi, Pakistan, dalam diskusi mengenai fundamentalisme di Asia pada hari kedua Konferensi Kartini Asia Network di Abur, Bali, Senin (3/11). Pandangan ini senada dengan pendapat sejumlah intelektual dan aktivis dalam sesi-sesi diskusi mengenai seksualitas dan perempuan di daerah konflik.</p>
<p>”Alat imperialisme itu adalah globalisasi-neoliberal, dalam bentuk kebijakan ekonomi yang mengontrol sumber daya alam, buruh, privatisasi, deregulasi dan liberalisasi. Alat lainnya adalah militerisme dan fundamentalisme,” ujar Azra.</p>
<p>Dia mencontohkan konflik di perbatasan Pakistan, Afganistan, dan Irak terjadi karena invasi asing untuk memperebutkan sumber daya alam di wilayah itu. Dalam situasi itu, perempuan adalah pihak yang paling menderita. Mereka dianggap sebagai ”liyan” teralienasi dan selalu dicurigai sebagai musuh.</p>
<p>Secara terpisah, Prof Huma Ahmed Ghosh dari San Diego University, Amerika Serikat, mengatakan, opresi terhadap perempuan di Afganistan berlapis- lapis, yang tidak sendirinya berakhir setelah rezim Taliban tumbang.</p>
<p>”Kekerasan terhadap perempuan terus terjadi, dengan mengatasnamakan kehormatan keluarga,” ujar Huma. ”Dampak perang memperburuk situasi kemiskinan, meningkatkan perdagangan perempuan dan anak, dan perbudakan, baik terhadap anak perempuan maupun laki-laki,” ujarnya.</p>
<p><strong>Di Indonesia</strong></p>
<p>Feminis dan intelektual Muslim, Musdah Mulia, dalam sidang pleno, menengarai fundamentalisme agama digunakan sebagai klaim untuk menegakkan ajaran agama yang ortodoks tetapi mengabaikan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, kemanusiaan dan hak-hak asasi manusia.</p>
<p>”Para politisi kerap memanipulasi agama untuk mencapai tujuan jangka pendek mereka,” ujarnya, ”Fundamentalisme mengontrol tubuh, mendiskriminasi perempuan, menegasikan pluralisme, anti intelektualitas.”</p>
<p>Valentina Sagala dari Institut Perempuan secara terpisah mengatakan, Undang-Undang Pornografi sebagai upaya politik mengatur secara eksplisit tubuh dan seksualitas perempuan. ”Dulu kontrol itu melalui wacana dan program, yaitu melalui pencitraan sosok ibu.”</p>
<p>Undang-Undang Pornografi— yang sebetulnya belum bisa diberlakukan itu—menegasikan semua persoalan riel yang dihadapi perempuan, seperti situasi kemiskinan yang kian buruk akibat kebijakan ekonomi pemerintah. (MH/NMP)</p></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=223&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2009/06/17/fundamentalisme-alat-imprealisme-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rokok Elektronik Bukan Alat Terapi</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2009/06/17/rokok-elektronik-bukan-alat-terapi/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2009/06/17/rokok-elektronik-bukan-alat-terapi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 09:21:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
				<category><![CDATA[m@hir & You]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan para penjual rokok elektronik  agar menghentikan klaim produk mereka sebagai terapi  untuk menghentikan kecanduan nikotin. WHO menilai, belum ada bukti produk itu aman atau mempunyai efek terapi, bahkan dikhawatirkan produk itu beracun. &#8221; Para penjualnya seharusnya segera menghapus klaim bahwa produk itu dapat menjadi alat bantu yang dapat digunakan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=218&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan para penjual rokok elektronik  agar menghentikan klaim produk mereka sebagai terapi  untuk menghentikan kecanduan nikotin. WHO menilai, belum ada bukti produk itu aman atau mempunyai efek terapi, bahkan dikhawatirkan produk itu beracun. &#8221; Para penjualnya seharusnya segera menghapus klaim bahwa produk itu dapat menjadi alat bantu yang dapat digunakan untuk berhenti merokok,&#8221; kata Dr. Ala Alwan, Asisten Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia untuk Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, seperti dikutip Reuters, awal pekan ini di Jenewa. Rokok elektronik biasanya terbuat dari baja tahan karat atau <em><span style="text-decoration:underline;">stainless stell </span></em>, memiliki cekungan untuk melekatkan nikotin cair, bertenaga baterai, dan bekerja menyerupai rokok. Perokok menghisap alat yang tak perlu dinyalakan. Rokok itu memproduksi asap tipis yang diisap paru paru. Produk itu pertama kali dikembangkan di China tahun 2004 dan kini dipasarkan di sejumlah negara. (REUTERS/EVY)</p>
<p><a rel="attachment wp-att-219" href="http://mahierra.wordpress.com/2009/06/17/rokok-elektronik-bukan-alat-terapi/usb-cigarette/"><img class="alignleft size-full wp-image-219" title="usb-cigarette" src="http://mahierra.files.wordpress.com/2009/06/usb-cigarette.jpg" alt="usb-cigarette" width="247" height="187" /></a></p>
<p>Gambar: <span style="text-decoration:underline;"><strong>Rokok elektrinik</strong><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/218/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/218/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/218/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=218&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2009/06/17/rokok-elektronik-bukan-alat-terapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mahierra.files.wordpress.com/2009/06/usb-cigarette.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">usb-cigarette</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berbicara Sex pada Anak</title>
		<link>http://mahierra.wordpress.com/2009/06/15/berbicara-sex-pada-anak/</link>
		<comments>http://mahierra.wordpress.com/2009/06/15/berbicara-sex-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 05:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mahierra</dc:creator>
				<category><![CDATA[m@hir & You]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahierra.wordpress.com/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[PENGTAHUAN sex pada anak saat ini cenderung di luar dugaan orang tua. Mereka lebih banyak mengerti soal sex lebih mendalam, dobandingkan dengan masa kanak kanak kita di masa lampau. Penyebabnya adalah oleh faktor lingkungan. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan anak terjerumus ke hal yang tidak diinginkan. Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang dapat membahayakan anak maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=212&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PENGTAHUAN </strong>sex pada anak saat ini cenderung di luar dugaan orang tua. Mereka lebih banyak mengerti soal sex lebih mendalam, dobandingkan dengan masa kanak kanak kita di masa lampau. Penyebabnya adalah oleh faktor lingkungan. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan anak terjerumus ke hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang dapat membahayakan anak maka orang tua harus bersedia menemani anak, berkomunikasi dan memberikan pengertian kepada anak tentang sex. Saat ini banyak orang tua yangmerasa ragu untuk membicarakn masalah sex kepada anaknya.</p>
<p>Nah, berikut ini adalah tips untuk dijadikan panduan bagi orang tua dalaam berbicara sex kepada anak:</p>
<ul>
<li>Kenalkan sex kepada anak sejak usia dini. Tidak perlu menunggu usia remaja atau dewasa,</li>
<li>Tanamkan nilai nilai agama kepada anak Anda.</li>
<li>Gunakan nama yaang sebenarnya, untuk bagian bagian yang pribadi.</li>
<li>Mencoba untuk jujur dan terbuka kepada anak. Biarkan juga anak berbicara terbuka dengan orang tua.</li>
<li>Berkomunikasilah dengan anak dengan gaya bahasa yang sesuai dengan usia mereka.</li>
<li>Berikanlah contoh yang baik kepada anak.</li>
<li>Hormati privasi anak, tetapi orang tua tetap memperhatikan tingkah laku  anak.</li>
<li>Jika Anda tidak dapat menjawab pertanyaan anak, katakan sejujurnya daan cobalah mencari jawaban dengan anak.</li>
<li>Ikuti perkembangan anak, awasi proses perubahan anak Anda. Orang tua menberikan informasi dan pengertian jika dipandang perlu. <strong>(mhr/*)</strong></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mahierra.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mahierra.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mahierra.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mahierra.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mahierra.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mahierra.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mahierra.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mahierra.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mahierra.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mahierra.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mahierra.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mahierra.wordpress.com/212/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mahierra.wordpress.com/212/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mahierra.wordpress.com/212/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mahierra.wordpress.com&amp;blog=5683731&amp;post=212&amp;subd=mahierra&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahierra.wordpress.com/2009/06/15/berbicara-sex-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec3816998b9206fe2d0a246a62b902ec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mahierra</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
